MUTIARA JADI PELANGI
di suatu desa hidup seorang anak yang miskin. Ia
tinggal bersama ayah dan ibunya. Ia bernama Ryany, ia anak yang baik hati dan
riang. Setiap hari Ryany tidak lupa membantu ibunya mencari kayu bakar di hutan
untuk dijual ke pasar dan membantu ayahnya berkeliling desa menjual caping
buatan ayahnya. Ryany tidak pernah mengeluh dengan keadaannya , ia selalu tabah
dan sabar. Ia mempunyai banyak teman dan orang-orang di sekelilingnya pun
menyukainya.
Pada suatu hari
malapetaka pun datang menimpa desa itu. Penyihir Lolon datang untuk mengutuk
desa yang sejahtera dan makmur. Desa itu menjadi gelap gulita yang membuat
masyarakat desa tidak bisa bekerja. Penyihir Lolon memang penyihir yang paling
jahat dan kejam. Ia memang suka kegelapan, jadi ia membuang cahaya dari desa
itu. Ryany melihat kejadian itu, ia sangat ketakutan dan langsung memanggil
ayah, ibunya. Masyarakat desa berteriak ketakutan dan kebingungan.
Ayahnya bercerita bahwa
desa ini akan terang lagi jika ada orang yang mau mencari mutiara. Untuk
mencari mutiara ini tidak mudah, harus mencari di tengah danau yang penuh
dengan kepiting raksasa dan mutiara ini hanya bisa membuat terang di air terjun
yang berada di tengah hutan. Setelah ayahnya selesai bercerita, Ryany pun
terbuka hatinya untuk mencari mutiara itu yang didalamnya terdapat warna-warna
yang indah. Ryany ingin desanya kembali seperti semula, menjadi desa yang bercahaya.
Pagi harinya Ryany pun
bergegas bangun untuk menyiapkan bekalnya di perjalanan. Ayah dan ibunya sudah
melarangnya, tetapi ia tetap ingin pergi demi keselamatan desanya.”Ryany kamu memang
anak yang pemberani” kata ibunya. Ryani pun segera berpamitan kepada ayah dan
ibunya serta meminta doa restu agar ia bias menyelamatkan desanya. Ia dibekali
caping oleh ayahnya untuk membantu dia jika ada bahaya. “terima kasih ayah dan
ibu, doakan Ryany”.
Ryany mulai
melangkahkan kakinya dan pergi dari desa itu menuju danau yang diceritakan
ayahnya. Waktu ia di perjalanan, ia dihadang oleh Elang yang jahat. Elang itu
ingin merampas caping Ryany, tetapi sebelum Elang mengambil caping itu, Ryany
lebih dulu memakai capingnya. Ia pun menjadi tidak kelihatan, Elang tadi
menjadi bingung. Setelah elang mulai kebingungan, Ryany pun langsung pergi
meninggalkan Elang. Sesampainya di danau, Ryany terbelalak, ia terkejut karena
danau itu berkelip-kelip seperti bintang. Tetapi ia bingung bagaimana caranya
untuk bisa berenang dan menyelam di danau. Tiba-tiba caping ajaib itu berbicara
“pakailah aku, aku akan membuatmu dapat berenang di danau” kata caping. Ryany
langsung memakai caping dan masuk ke danau. Setelah ia masuk ia dikagetkan oleh
segerombolan kepiting raksasa yang jahat. Semua kepiting raksasa mengejar Ryany
sampai ia terjatuh dan dengan tidak sengaja terperangkap di jaring nelayan.
Ryany punya akal, ia memakai capingnya untuk memotong jarring dari tubuhnya dan
langsung menangkap kepiting dengan jarring agar kepiting mendapatkan hukuman
yang setimpal. Setelah ia mendapatkan mutiara yang dicari, ia kembali ke tepi
danau.
Karena ia sangat
kelelahan, ia pun beristirahat untuk memakan bekal yang dibawanya dari rumah.
Ia merasakan di kakinya ada yang bergerak-gerak dan dilihatnya seekor ular di
dekat kakinya.ia pun berteriak minta tolong “tttolong” namun tak ada orang yang
menolongnya. Ryany mempunyai akal, ia melemparkan caping dari ayahnya ke kepala
ular dan ular itu pun langsung pergi dengan sendirinya. Dalam hatinya ia
merenung, “setiap ada bahaya yang menyerangku pasti caping dari ayah ini akan
menolongku”.
Setelah badannya kuat,
ia berjalan terus menuju air terjun yang diceritakan oleh ayahnya. Sesampinya
ia di air terjun, ia sesegara mungkin melemparkan mutiaraya yang ada di sakunya
itu ke dalam air terjun yang mengalir dengan deras dan segar. Tiba-tiba ia
terkejut karena mutiara yang dilemparnya itu menjadi campuran warna-warna yang
indah dan menarik di langit. “ini sangat menakjubkan, hebat, dan indah”seru
Ryany. Warna-warna yang indah ini membuat desa Ryany menjadi terang kembali
seperti yang Ryany inginkan.
Ryany pun kembali pulang dengan menaiki
pelangi dan kemudian meluncur. Ia sangat senang sekali desanya yang dulu gelap
gulita menjadi terang benderang dan indah, masyarakat juga bergembira dan dapat
bekerja seperti semula. Semua orang berterima kasih kepada Ryany yang sudah mau
berjuang demi keselamatan desanya.
Sampai sekarang
warna-warna yang muncul sehabis hujan itu dinamakan pelangi.
