CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Sabtu, 23 Maret 2013

mutiara jadi pelangi



MUTIARA JADI PELANGI

di suatu desa hidup seorang anak yang miskin. Ia tinggal bersama ayah dan ibunya. Ia bernama Ryany, ia anak yang baik hati dan riang. Setiap hari Ryany tidak lupa membantu ibunya mencari kayu bakar di hutan untuk dijual ke pasar dan membantu ayahnya berkeliling desa menjual caping buatan ayahnya. Ryany tidak pernah mengeluh dengan keadaannya , ia selalu tabah dan sabar. Ia mempunyai banyak teman dan orang-orang di sekelilingnya pun menyukainya.
Pada suatu hari malapetaka pun datang menimpa desa itu. Penyihir Lolon datang untuk mengutuk desa yang sejahtera dan makmur. Desa itu menjadi gelap gulita yang membuat masyarakat desa tidak bisa bekerja. Penyihir Lolon memang penyihir yang paling jahat dan kejam. Ia memang suka kegelapan, jadi ia membuang cahaya dari desa itu. Ryany melihat kejadian itu, ia sangat ketakutan dan langsung memanggil ayah, ibunya. Masyarakat desa berteriak ketakutan dan kebingungan.
Ayahnya bercerita bahwa desa ini akan terang lagi jika ada orang yang mau mencari mutiara. Untuk mencari mutiara ini tidak mudah, harus mencari di tengah danau yang penuh dengan kepiting raksasa dan mutiara ini hanya bisa membuat terang di air terjun yang berada di tengah hutan. Setelah ayahnya selesai bercerita, Ryany pun terbuka hatinya untuk mencari mutiara itu yang didalamnya terdapat warna-warna yang indah. Ryany ingin desanya kembali seperti semula, menjadi desa yang bercahaya.   
Pagi harinya Ryany pun bergegas bangun untuk menyiapkan bekalnya di perjalanan. Ayah dan ibunya sudah melarangnya, tetapi ia tetap ingin pergi demi keselamatan desanya.”Ryany kamu memang anak yang pemberani” kata ibunya. Ryani pun segera berpamitan kepada ayah dan ibunya serta meminta doa restu agar ia bias menyelamatkan desanya. Ia dibekali caping oleh ayahnya untuk membantu dia jika ada bahaya. “terima kasih ayah dan ibu, doakan Ryany”.
Ryany mulai melangkahkan kakinya dan pergi dari desa itu menuju danau yang diceritakan ayahnya. Waktu ia di perjalanan, ia dihadang oleh Elang yang jahat. Elang itu ingin merampas caping Ryany, tetapi sebelum Elang mengambil caping itu, Ryany lebih dulu memakai capingnya. Ia pun menjadi tidak kelihatan, Elang tadi menjadi bingung. Setelah elang mulai kebingungan, Ryany pun langsung pergi meninggalkan Elang. Sesampainya di danau, Ryany terbelalak, ia terkejut karena danau itu berkelip-kelip seperti bintang. Tetapi ia bingung bagaimana caranya untuk bisa berenang dan menyelam di danau. Tiba-tiba caping ajaib itu berbicara “pakailah aku, aku akan membuatmu dapat berenang di danau” kata caping. Ryany langsung memakai caping dan masuk ke danau. Setelah ia masuk ia dikagetkan oleh segerombolan kepiting raksasa yang jahat. Semua kepiting raksasa mengejar Ryany sampai ia terjatuh dan dengan tidak sengaja terperangkap di jaring nelayan. Ryany punya akal, ia memakai capingnya untuk memotong jarring dari tubuhnya dan langsung menangkap kepiting dengan jarring agar kepiting mendapatkan hukuman yang setimpal. Setelah ia mendapatkan mutiara yang dicari, ia kembali ke tepi danau.
Karena ia sangat kelelahan, ia pun beristirahat untuk memakan bekal yang dibawanya dari rumah. Ia merasakan di kakinya ada yang bergerak-gerak dan dilihatnya seekor ular di dekat kakinya.ia pun berteriak minta tolong “tttolong” namun tak ada orang yang menolongnya. Ryany mempunyai akal, ia melemparkan caping dari ayahnya ke kepala ular dan ular itu pun langsung pergi dengan sendirinya. Dalam hatinya ia merenung, “setiap ada bahaya yang menyerangku pasti caping dari ayah ini akan menolongku”.
Setelah badannya kuat, ia berjalan terus menuju air terjun yang diceritakan oleh ayahnya. Sesampinya ia di air terjun, ia sesegara mungkin melemparkan mutiaraya yang ada di sakunya itu ke dalam air terjun yang mengalir dengan deras dan segar. Tiba-tiba ia terkejut karena mutiara yang dilemparnya itu menjadi campuran warna-warna yang indah dan menarik di langit. “ini sangat menakjubkan, hebat, dan indah”seru Ryany. Warna-warna yang indah ini membuat desa Ryany menjadi terang kembali seperti yang Ryany inginkan.
 Ryany pun kembali pulang dengan menaiki pelangi dan kemudian meluncur. Ia sangat senang sekali desanya yang dulu gelap gulita menjadi terang benderang dan indah, masyarakat juga bergembira dan dapat bekerja seperti semula. Semua orang berterima kasih kepada Ryany yang sudah mau berjuang demi keselamatan desanya.
Sampai sekarang warna-warna yang muncul sehabis hujan itu dinamakan pelangi.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar